5 Faktor Penghambat Budidaya Ikan Lele

Apakah Ada Faktor Penghambat Budidaya Ikan Lele? Ikan lele merupakan ikan konsumsi yang sangat mudah dibudidayakan.

Walaupun mudah, namun ada saja kendala budidaya ikan lele. Entah dari faktor penghambat pertumbuhan lele maupun penyebab lele tidak cepat besar.

Sebelumnya Saya juga sudah pernah membahas 4 Perbedaan Budidaya Ikan Lele Dan Ikan Patin.

Faktor kegagalan budidaya ikan lele biasanya terjadi ketika masih dalam proses pembenihan.

Pada proses pembenihan atau biasanya disebut pindah tempa, bibit lele yang masih kecil cenderung setres karena penyesuaian air kolam.

Hal ini juga yang menyebabkan resiko usaha budidaya ikan lele menjadi lesu. Bahkan bisa menyebabkan kerugian ternak lele yang sangat fatal.

Namun begitu, Saya memiliki tips kunci sukses budidaya lele yang benar hingga Anda bisa memanen dan mendapatkan keuntungan yang besar.

Lalu bagaimana cara budidaya ikan lele agar tumbuh dengan sehat? Nah berikut tips dari Saya untuk Anda yang sedang memulai usaha busidaya ikan lele.
Tips Mencari Kunci Sukses Budidaya Lele Dan Memecahkan Kendala Dalam Beternak Ikan

Faktor Penghambat Budidaya Ikan Lele

Sebelum memulai budidaya ikan lele, alangkah baiknya jika Anda mengerti apa saja yang dapat menyebabkan kerugian ternak lele.

Sebenarnya ada banyak kendala yang dapat saja terjadi pada Anda ketika berternak lele. Tapi tenang saja, setelah Anda mengetahui ini Saya yakin Anda bisa mengatasinya dengan sangat mudah.

Faktor penghambat mengapa ikan lele tidak cepat besar yaitu karena pakan yang Anda berikan tidak sesuai dengan setandar.

Dalam hal ini harusnya Anda memberikan pakan jenis sentrat 781-1 untuk budidaya ikan lele. Mengapa harus menggunakan jenis pakan sentrat ini? Karena pakan ini memiliki nutrisi serta karbohidrat yang tinggi.

Jadi sudah bisa dipastikan ikan lele yang Anda budidayakan bisa tumbuh secara cepat.

1. Pemilihan Benih Yang Tidak Tepat

Salah satu kendala budidaya ikan lele yaitu pemilihan benih yang tidak tepat. Dalam hal ini masih banyak petani lele yang bingung membdakan benih lele sangkuriang dengan benih lele dumbo.

Benih lele dumbo memiliki pergerakan yang lebih gesit ketimbang lele sangkuriang. Sedangkan lele sangkuriang lebih cenderung pasife dan mudah setres.

Dan perbedaan lainnya yaitu lele dumbo lebih besar bobotnya ketimbang lele sangkuriang.

Nah hal ini bisa menjadi masalah bagi para petani yang terkadang tidak mengetahui jeni benih yang baik.
Bahkan para petani pemula pun ikut salah kaprah dalam pemahaman benih. Seharusnya, benih lele dumbo dan lele sangkuriang tidak boleh dicampur dalam satu kolam yang sama.

Ini akan mengakibatkan pada saat panen besar ikan lele besarnya tidak sama rata.

Ikan lele dumbo terkenal akan dagingnya yang lembut dan bobotnya lebih besar dibandingkan dengan lele lainnya.

Namun, ikan lele sankuriang lebih tahan terhadap serangan penyakit atau dalam artian ia tidak mudah mati walaupun dalam keadaan setres sekalipun.

Tapi sebagai masyarakan yang hanya mengkonsumsi saja, menginginkan ikan lele yang ia beli haruslah besar dan memiliki daging yang lembut.

Nah bisa dipastikan ikan lele dumbo menjadi bibit terbaik jika Anda ingin membangun bisnis budidaya ikan lele.

2. Pasokan Pakan

Faktor lain ketika Anda ingin membangun bisnis ikan lele yaitu pasokan pakan ikan yang kian hari harganya semakin meroket saja.

Ya, faktor ini memang menjadi perdebatan yang sangat umum jika Anda menjadi petani lele.

Bayangkan saja hampir 60% total dari budidaya ikan lele hanya untuk membeli pakannya saja. Hal ini juga akan sangat merugikan para petani lele.

Terlebih jika yang bertani merupakan peternak lele baru.

Namun begitu Saya memiliki tips untuk masalah ini. Ya, membuat pakan lele dengan buatan sendiri. 

Jika selama ini Anda masih membeli pakan lele buatan pabrik, maka sudah dipastikan Anda tidak memiliki keuntunga dalam beternak lel.

Tapi dengan cara Anda membuat pakan lele buatan sendiri maka keuntungan akan bertambah. Anda bisa membuat pakan ternak sendiri dengan campuran pelet, serta bahan yang memiliki karbohidrat dan protein tinggi.

Walaupun begitu, Anda setidaknya memberikan pakan buatan pabrik setidaknya 4 kali dalam seminggu agar nitrisi ikan lele tetap terjaga keseimbangannya.

3. Suhu Atau Temperatur Dan Arus Air

Faktor lain penghambat budidaya ikan lele yaitu suhu atau temperatur dan arus air.

Agar ikan lele bisa tumbuh lebih cepat dan sempurna, tidak hanya pakannya saja. Melainkan suhu pun harus diperhatikan.

Untuk suhu terbaik pada saat Anda pembibitan benih lele yaitu antara 28 - 30 deracat celcius. Mengapa karena ikan lele merupakan ikan yang hidup diair yang hangat.

Tapi sebaliknya, jika dalam proses perkawinan suhu udara harus lebih rendah dari 26 derajat celcius. Ini dimaksudkan agar perkawinan berhasil dengan sempurna.

Sedangkan untuk arus air sebenarnya tidak terlalu berpengaruh pada budidaya ikan lele.

Namun jika Anda menginginkan pertumbuhan ikan lele yang cepat dan sempurna, sebaiknya air yang digunakan pada kola pun harus mengalir.

Hal ini juga agar ikan tidak mudah setres dengan begitu angka kematian ikan lele bisa ditekan sekecil mungkin.

4. Keseimbangan kolam Dan Kualitas Air

Kendala lain dalam budidaya ikan lele yaitu keseimbangan kolam dan kualitas air. Mengapa kualitas air perlu dijadi?

Untuk menghindari penularan penyakit pada ikan lele yang satu dengan yang lain.

Sedangkan untuk keseimbangan kolam yang Saya maksud yaitu semakin kecil ukuran kolam maka semakin sedikit pula jumlah ikan yang ada pada kolam.

Ini berarti kepadatan kolam juga harus dijaga agar ikan lele dapat tumbuh besar dengan sempurna tanpa harus tertular penyakit dari ikan lainnya.

5. Hama Dan Penyakit

Nah penghambat budidaya ikan lele yang sangat dikeluhkan oleh para petani yaitu hama dan penyakit.

Ini juga salah satu penyebab petani ikan menjadi sangat rugi.

Ada banyak sekali penyakit pada ikan lele jika kolam tidak sering diberi faksin. Sebab itu Saya sangat menyarankan Anda untuk membuat arus air pada kolam ikan lele.

Dengan membuat aliran air pada kolam lele, Anda bisa menekan angka kematian lebih sedikit.

Atau setidaknya Anda membersihkan kolam setidaknya satu kali dalam seminggu. Namun membersihkan kolam juga memiliki resiko yang tinggi.

Yaitu ikan lebih cepat setres dan bahkan bisa berakibat kematian. Jadi jalan terbaik dalam membunuh hama dan penyakit yaitu dengan memberi faksin pada kolam lele.

Dan dengan memberi aliran air atau arus pada kolam lele sehingga dengan sendirinya ikan lele tetap tumbuh sehat secara alami.

Dan itulah beberapa hal yang dapat menjadi kendala pada saat Anda membudidayakan ikan lele. 

Namun dengan tips yang Saya berikan, sudah bisa dipastikan ikan lele yang Anda rawat pasti terjaga kesehatannya.

Sekian pembahasan Saya mengenai 5 Faktor Penghambat Budidaya Ikan Lele.

Belum ada Komentar untuk "5 Faktor Penghambat Budidaya Ikan Lele"

Posting Komentar